Muara Enim,Jagatrayanews.id – H.Cik Ujang, menghadiri acara Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri Angkatan IV Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah yang berlangsung di Desa Lecah, Kecamatan Lubai Ulu. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para santri, wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya,Ir. Hj. Sumarni,M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, dewan guru, dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah yang telah berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu menghadapi tantangan zaman.
“Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus mendukung kemajuan pendidikan keagamaan sebagai salah satu upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Hj. Sumarni.
Pada kesempatan tersebut, para santri yang telah menyelesaikan pendidikan menerima penghargaan dan prosesi wisuda sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan mereka menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan H.Cik Ujang juga Memberikan dukungan atau Support yang luar biasa pada pondok Pesantren Al-Ittifaqiah dengan memberikan bantuan yang diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Dr.K.H Mudrik Qori,M.A,beliau juga menyampaikan bantuan kepada Santriwan dan Santriwati yang akan melanjutkan jenjang pendidikan ke Mesir.
Acara Haflah dan Wisuda Angkatan IV ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan santri, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, hingga pertunjukan seni islami yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan pesantren serta melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. ( Fajar Jagatraya )









