40 KM Sungai Lubai Tercemar Limbah PT. ASL Terancam Tutup

Lubai,Jagatrayanews.id – Peristiwa ini Mulai Terjadi Minggu malam Warga Masyarakat Bringin Hingga Desa Tanjung Kemala dikejutkan dengan Fenomena Alam Ngambangnya Ribuan dengan berbagai jenis Ikan Mulai dari Ikan Bersisik dan tidak Bersisik, Ikan Baung,Betutu, Udang, Kepiting Hingga Seluruh penghuni Habitat Sungai Lubai Mengambang ke permukaan Sungai Lubai.

Timbul berbagai Opini yang berkembang dimasyarakat ada yang menganggap ini ada aktivitas Mutas atau giat memabokan ikan sehingga ikan-ikan mudah di tangkap dipermukaan.
Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim Imaldu Baldi Tanggap Darurat dengan mengajak beberapa rekan-rekan kepala Desa melakukan Investigasi ke Berberapa Perusahaan yang diduga dapat jadi pemicu terjadinya pencemaran limbah,dimulai dari PT. Kirana produsen Bahan Ban Kendaraan Skala Internasional di Desa Aur, setelah dilakuka n pengecheckan tempat penampungan limbah hingga penampungan limbah terakhir yeng berisi ikan dan ikan tetap hidup sehat,Limbah aman untuk dibuang ke Sungai Lubai.

Hingga Akhirnya Senin 20 April 2025 Sekira pukul 11 : 00 Wib Sidak dipimpin Langsung Oleh Camat Lubai Wien Wiperma Putra, S.STP, M.Si,Kapolsek Rambang Lubai AKP, Supriadi Garna, SH, MH,Danramil Rambang Lubai Kapten Inf Narko & Ketua Forum Kades Kecamatan Lubai Imaldu Baldi Beserta Kepala Desa,BPD dan Perangkat Desa Sekecamatan Lubai.Serta Humas PT. ASL,Muji dan Firman
Hasil Investigasi ditemukan adanya lokasi penampungan limbah yang hanya ada penampungan tidak ada penampungan limbah akhir yang dinyatakan bersih dan layak dibuang ke Sungai Lubai, dan ada indikasi penampungan Limbah jebol yang memicu limbah mencemari Sungai Lubai.
Ditempat Terpisah Ketua Forum Kepala Desa Menyampaikan Sambutannya saat pertemuan dilanjut di Aula Ruang Bina Praja Kantor Camat Lubai,Imaldu Baldi Ketua Forum Kades Menyampaikan hasil kesepakatan bersama di 10 Desa Untuk Menutup Sementara Operasional PT. ASL Hingga SOP Perusahaan siap beroperasi kembali dan Dengan Kesimpulan :
– Stop Sementara Operasional perusahaan pada Tanggal 22 April 2025 pukul 23:59 Wib hingga keluarnya SOP Perusahaan dengan baik
– PT.ASL Bertanggung jawab atas pemulihan kembali Lingkungan Sekitar dan Sungai Lubai, Serta Melakukan Tebar Tawas di Tiga Titik Mulai dari Jembatan Pertamina, Jembatan Beringin dan Jembatan Pagar gunung
– Tebar Kembali Bibit Ikan di Sungai Lubai
– Jangan ada PHK dan Pemotongan Gaji Karyawan Selama PT.ASL Tidak Beroperasi
– Bilamana PT. ASL Siap Untuk Beroperasi Kembali,Agar Bermusyawarah dengan Unsur Tripika dan Seluruh Kepala Desa di Kantor Camat Lubai Kabupaten Muara Enim.

Pewarta : Fajar Jagatraya

Penulis: RedaksiEditor: Fajar Jagatraya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *