Di Sambut Meriah Paslon Ber_FiKir Bukan Kaleng-kaleng 3 Kali Ketua dan Wakil ketua DPR dan 2 Kali Wakil Walikota Prabumulih Kampanye Terbuka Di Kel. Muaradua

Jagatrayanews.id,Prabumulih-
Warga Kelurahan Muaradua sambut meriah Paslon Ber_FiKir saat adakan kampanye terbuka di lapangan Sepak Bola Kelurahan Muaradua Kec Prabumulih Timur. Acara di gelar pada Rabu (30/10/2024)
Asnedi, mewakili warga Kel. Muaradua tampak begitu bersemangat dalam menyampaikan sambutannya. “Ini adalah sebuah prestasi yang di banggakan berhasil menjadi Wakil dan Ketua DPRD serta wakil Walikota Prabumulih selama dua periode,” ucap Asnedi. Paslon Ber_FiKir ini bukan kaleng-kaleng, teriaknya.Mereka adalah putra terbaik di kota Prabumulih. Maka dari itu kita harus berjuang bersama untuk menjadikan beliau Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih periode 2025-2030, karena kemampuannya tidak di ragukan lagi.Asnedi juga mengajak warga Kel. Muaradua, pada tanggal 27 Nopember yang akan datang untuk memilih pasangan Ber_FiKir. Guna terwujud Prabumulih makmur, sejahtera dan luar biasa.

Di kesempatan yang sama H. Andriansyah Fikri juga menyampaikan bahwa sebelumnya banyak yang bertanya-tanya apakah kami berdua ini akan mencalonkan diri atau tidak. Karena di saat paslon lain sudah memasang baliho dan sosialisasi, kami masih belum ada kejelasan. Alhamdulillah berkat kehendak Allah SWT, akhirnya kami bisa mendaftar dan ikut bertarung di ajang pilkada kota Prabumulih di tahun 2024 ini. “Kami mencalonkan diri bukan sekedar calon, tapi kami ingin menang,” ungkapnya.
Kami tidak ingin jadi penonton di daerah sendiri, kami berdua juga bukan gila jabatan dan kekuasaan. Saya Alhamdulillah bersyukur karena pernah menjadi ketua dan wakil ketua DPRD selama 3 periode, dan menjadi wakil Walikota Prabumulih selama dua periode. Banyak gagasan dan ide yang belum bisa terlaksana selama 10 tahun menjabat wakil Walikota Prabumulih, terangnya. Dari 24 program Ber_FiKir yang kami rencanakan, di antaranya program sekolah gratis. Kita akan melaksanakan sekolah gratis, karena selama ini banyak pungutan-pungutan yang membebani orang tua siswa. Di antaranya pungutan untuk beli kipas angin, beli gording kelas, bangun WC dan lain-lainnya. Semua itu tanggung jawab Pemerintah Kota, jangan di bebankan kepada orang tua siswa, tegasnya. Kemudian kita akan berikan bea siswa untuk anak yang kurang mampu yang berprestasi. Kita akan biayai, jangan ada lagi yang anak yang putus sekolah karena orang tuanya tidak mampu untuk melanjutkan sekolah anaknya, sambung Fikri.
Minimal harus tamat SMA /SMK, karena akan kita adakan pelatihan formal dan informal bagi lulusan SMA/SMK.

Lanjut Fikri, kita akan adakan kesehatan gratis. Kita daftarkan semua masyarakat Prabumulih yang belum mendapatkan KIS (Kartu Indonesia Sehat). Bagi yang belum memiliki KIS bisa menggunakan KK dan KTP untuk berobat.
Kemudian ada program ambulance gratis untuk satu desa/kelurahan. Semua biaya operasional menjadi tanggung jawab pemerintah kota Prabumulih. Dan ambulance tersebut harus di stanby kan di desa atau kelurahan masing-masing, jelas Fikri.
Akan ada rumah singgah di kota Palembang seperti halnya di Kabupaten/Kita lain.
Fungsinya sebagai tempat istirahat bagi yang menunggu keluarga yang berobat di rumah sakit. Kita siapkan kendaraan antar jemput. Dan untuk posyandu yang mati suri saat ini, akan kita aktifkan kembali untuk pelayanan Ibu Hamil (bumil) dan pencegahan stunting. Kader posyandu intensifnya kita tingkatkan lagi, sambung Fikri

Tak ketinggalan juga program Prabumulih terang, di mana setiap jalan atau gang akan di pasang lampu jalan dengan menggunakan tenaga surya. Apabila listrik padam, lampu jalan tersebut akan tetap menyala. Tak kala pentngnya juga bagi masyarakat Prabumulih yaitu penyiapan lapangan pekerjaan. Kita akan ajak investor luar untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta pabrik ban Aspira.Dengan demikian anak cucu kita tidak susah lagi untuk mencari pekerjaan di luar karena di daerahnya sendiri sudah ada lapangan pekerjaan.
Akan kita buat Perda (Peraturan Daerah) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Dengan adanya pabrik ban Apira di kota Prabumulih secara otomatis harga karet biar stabil, karena sebagai bahan baku ban, tambahnya.

Kemudian untuk masalah gas rumah tangga yang saat ini banyak menunggak bahkan suda banyak pemutusan, semua itu akan kita carikan solusinya. Kita akan adakan pemutihan tunggakan seperti halnya dengan pajak kendaraan. Kita mulai dari awal lagi setelah pemutihan, bagi yang sudah di putuskan sambungan gasnya, akan kita pasangkan kembali, jelas Fikri.
Untuk masalah petani karet khususnya, akan kami berikan bantuan bibit dan pupuk yang bagus. Dan untuk peremajaan kebun akan kita lakukan juga.
Di akhir Syamdakir menambahkan bahwa program-program yang di sampaikan H. Andriansyah Fikri tersebut kami susun bersama, dan kami sampaikan bersama-sana juga. Maka dari itu, kami mengharapkan kepada semua yang hadir untuk dapat memilih kami berdua pada tanggal 27 Nopember yang akan datang. Semoga semua yang hadir di berikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran rezekinya, sambung Syam. (Md/Fj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *