H.Arlan Tidak ingin Anak-Usia Sekolah dan Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi
PRABUMULIH,Jagatrayanews.id — Komitmen Walikota terpilih Kota Prabumulih, H. Arlan, untuk meningkatkan sektor pendidikan mulai direalisasikan. Salah satu janji kampanyenya, yaitu pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, kini telah mulai dilaksanakan.
Program ini secara resmi diluncurkan di Aula Rumah D i nas Walikota Prabumulih, Senin (14/7/2025), dan disambut antusias oleh para orang tua siswa serta tenaga pendidik. Ribuan setel seragam putih merah dan putih biru dibagikan secara simbolis kepada perwakilan siswa dari berbagai sekolah di kota ini.

“Ini adalah wujud nyata dari janji kami untuk meringankan beban orang tua dan memastikan seluruh anak di Prabumulih dapat sekolah tanpa kendala ekonomi,” ungkap Walikota H. Arlan dalam sambutannya.
Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih,Darmadi,S.Pd,M.Si, menyampaikan bahwa program ini mencakup seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP di sekolah negeri maupun swasta semua kurang lebih Sekitar 3.965 Siswa Ia juga menjelaskan bahwa pembagian dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai sebelum awal tahun ajaran baru.
Selain seragam, pemerintah kota juga berencana memberikan bantuan perlengkapan sekolah lainnya seperti tas dan alat tulis sebagai bagian dari program pendidikan inklusif dan berkeadilan.
Program ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah satu orang tua murid, Siti Khadijah, mengaku sangat terbantu dengan bantuan seragam ini. “Biasanya awal tahun sekolah itu berat sekali, harus beli seragam, sepatu, buku. Alhamdulillah sekarang terbantu sekali,” katanya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat meningkatkan semangat belajar siswa serta mengurangi angka putus sekolah di wilayahnya.
Acara ini turut dihadiri Oleh Wakil Wali kota Prabumulih Franky Nasrul, S.Kom, M.Si, Ketua DPRD Kota Prabumulih H.Deni Victoria, SH, M.Si, Sekretaris daerah H. Elman, ST, MM, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawhardana, SH, SIk, Kajari Kota Prabumulih,Kristya Lutfyasandhi Beserta Unsur Forkopimda dan para Wali Murid dari Sekolah yang di Undang sebagai penerima bantuan Secara Simbolis.
(Fadjar Jagatraya)









