Kecamatan Gelumbang Gelar Rapat Koordinasi Kepala Desa Se-Kecamatan Gelumbang

Jagatrayanews.id,Gelumbang-
Kecamatan Gelumbang menggelar Rapat koordinasi Kepala Desa Se-Kecamatan Gelumbang Kab. Muara Enim. Kegiatan tersebut di langsungkan pada Senin (02/12/2024) bertempat di Aula Kecamatan Gelumbang. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Gelumbang Harry Mulyawan, SP, M.Si, Kasi Pemerintahan Kecamatan Gelumbang, Sekcam Gelumbang, Lurah Gelumbang serta seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Gelumbang. Dalam rapat koordinasi tersebut membahas permasalahan-permasalahan yang ada di desa-desa se-Kecamatan Gelumbang, baik permasalahan batas wilayah, masalah sampah, masalah keagamaan dan lain sebagainya.

Di kesempatan tersebut Sarpendi, selaku Kepala Desa Karang Endah menyampaikan permasalahan yang ada di desanya. Dirinya mengungkapkan masalah batas wilayah desa Gg. Wakaf yang sebagian berada di wilayah desa Sigam dan sebagian lagi berada di wilayah desa Karang Endah,” jelasnya.Dirinya berharap kepada pemerintah desa Sigam kalau wilayah tersebut akan di masukkan ke wilayah desa Sigam, agar secepatnya mengurus administrasinya. Agar tidak ada gejolak di masyarakat,” bebernya. Lanjut Sarpendi, masalah imamudin dan marbot. Ada 10 masjid d desanya. Dari 10 masjid tersebut tinggal 1 yang belum di biayai baik itu imamudin ataupun marbotnya, ungkap Sarpendi.

Di kesempatan yang sama Kades Sigam Suparjan mengatakan masalah imamudin ataupun marbot masjid yang ada di desa. Mohon kiranya di biayai,” ungkapnya. Kemudian lagi mengenai masalah lalat yang berasal dari peternakan-peternakan ayam yang ada di wilayah desa. Mohon pihak dari Kecamatan memberikan solusinya. Kadang ketika sedang makan, tiba-tiba lalat tersebut berkerumun di makanan,” ucapnya. Lanjut Suparjan, permasalahan tawuran antar anak SMA yang marak terjadi di desa Sigam. Sampai ada yang membawa senjata tajam. Mohon di berikan efek jera dan solusinya agar tidak terjadi lagi tawuran tersebut, “ungkapnya.

Terakhir mengenai akan di lanjutkannya pembangunan jembatan Play Over Gelumbang. Guna menghindari kemacetan pada saat pengerjaan proyek tersebut, kiranya di berikan jalan alternatif guna kelancaran lalu lintas, ungkap Suparjan.
Dalam kegiatan tersebut Camat Gelumbang Harry Mulyawan, SP, M.Si mengharapkan untuk study banding masalah sampah tersebut agar kiranya membentuk pengelolaan sampah organik. Dirinya juga menyampaikan kalau memungkinkan agar di dampingi anggota DPRD untuk melaksanakan study banding. Dan untuk permasalahan pemekaran daerah harus memenuhi persyaratan. Demikian juga masalah imamudin dan marbot masjid semua akan kita usulkan,” jelasnya. (JGN-Md)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *