Bareskrim Polri Bekuk pelaku tindak pidana penipuan Online peretas ponsel dan menguras rekening korban

Bareskrim POLRI Bekuk pelaku tindak pidana penipuan Online yang berkedok link kiriman paket via pesan Singkat yang sudah menelan kerugian 12 Milyar Rupiah


Jakarta,Jagatrayanews.id-Tindakan Tegas Bareskrim Polri yang sudah mengamankan pelaku yang kerap meretas ponsel korban dan menguras rekening lewat Mobile Banking dan Dompet Digital.


Paparan dari Kombes modus pelaku dengan mengirimkan 1 Link dan link ini yang menarik dengan kata-kata serta harapannya adalah calon korban bisa mengklik maka dari itu,dirinya memghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak muda mengklik Link yang tidak jelas,Ucapnya


Bareskrim polri berhasil membekuk pelaku penipuan online berkedok link aplikasi dengan kerugian mencapai belasan milyar rupiah,modus penipuan melalui link aplilasi via pesan singkat dengan korban yang sudah mencapai 492 orang dan kerugian mencapai 12 Milyar rupiah,dengan peran yang berbeda-beda,seperti menguasai dan meretas ponsel korban,mengumpulkan data base diponsel,hingga menguras rekening korban,13 pelaku kejahatan online ini telah diamankan pihak kepolisian.


Dalam konferensi persnya dengan awak media,Brigjen Adi Vivid Agustiadi Direktur DDTTPID siber Polri,adapun modus operandi para pelaku kejahan ini adalah pertama para pelaku bekerja secara kolektive dengan peran yang berbeda-beda,ada benerapa peran seperti yang pertama pembuat APK tersebut dengan pengembang daripada Android Package Gift tersebut,ada juga pemeran mengumpulkan data base calon korban yang akan disasar oleh mereka terutama Nasabah Bank.

Lalu ada juga pelaku sosial Engineering penguras rekeking da pelaku terakhir adalaj,pelaku yang melakukan penarikan uang,mereka sudah sedemikian canggihnya dan sudah memiliki Peran Masing2,yang sudah sedemikian canggihnya,Tukasnya


Dalam aksinya pelaku mengirimkan link ke aplikasi pesan singkat lorban dan menyatakan korban telah memesan paket dan kirimannya telah korban penasaran dan membuka file karena tertulis ‘ lihat Paket ‘ ternyata saat dibuka itu adalah link penipuan yang dapat meretas ponsel korban hingga menguasai Mobile Banking,pelaku dapat menguasai ponsel korban dan semua aplikasi saat diketahui ponsel telah diretas korban tak mampu lagi mengakses ponselnya termasuk semua aplikasi.


Pakar keamanan ciber Pratama persada menyatakan kita atau masyarakat jangan asal tekan yes ketika ada permintaan mengakses data,sms,atau phone book kita jangan pernah tidak perduli akan akibat dari kita tekan ” Yes ” pada Ponsel kita,sebemarnya secara Devault handphone kita sudah punya sistem security sendiri,ponsel kita akan bertanya pada pemiliknya boleh nggak akses ini,kan aneh ada gambar minta akses ke phone book,dan kesalahan kita adalah karena kita suka nggak perduli,dan pengen lihat gambarnya,dan begitu semua sudah terinstall apa yang terjadi Aplikasi ini namanya adalah Malware typenya Raret Remote akses Tools sehingga pelaku bisa mengakses handphone kita dan digunakannya untuk mengambil alih handphone kita dan handphone kita dikendalikan dari jarak jauh oleh si pengirim dan juga Malware ini bisa melakukan skiping terhadap apapun yang kita ketikkan dalam ponsel kita,seperti kita ketik pin dia bisa baca,ngetik pasword dia bisa baca sehingga dia sudah akses hand phone kita ketika pelaku mau ngetik pin atau pasword pelaku sudah tau,Sekali lagi dirinya mengingat Masyarakat pengguna ponsel agar extra hati-hati saat membuka link pesan singkat,demikian juga Polisi berpesan pada Masyarakat agar Hati-hati saat mengunduh Aplikasi membuka link dipesan singkat khususnya pesan yang berasal dari nomor yang tidak dikenal.
Sumber: Kompas TV
Editor : Fadjaruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *